Public relation sebagai jembatan informasi di masa pandemi

Public Relation atau sering disebut dengan PR adalah penyalur perusahaan dengan publik agar mutual understanding dapat tercapai. PR memiliki peran membantu, mendidik, memberi informasi, menciptakan ketertarikan pada masyarakat mengenai suatu informasi. PR kaitannya sangat erat dengan masyarakat, oleh sebab itu dituntut untuk membuat wujud komunikasi baik verbal maupun non verbal. Aktivitas verbalnya adalah membuat artikel, proposal, presentasi, dan sebagainya. Sedangkan komunikasi non verbal biasanya berupa open house presenter dan desk information gunanya agar masyarakat lebih paham mengenai lembaganya. Adapun tugas PR sebagai berikut:

  • Menciptakan kesan dari masyarakat lewat branding.
  • Memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat internal maupun eksternal.
  • Menciptakan sesuatu agar masyarakat lebih tertarik kepada lembaganya.
  • Bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi pada lembaganya.

Penelitian terhadap masyarakat adalah metode pekerjaan PR. Melalui penelitian tersebut, PR menyusun rencana kerja, melaksanakan, dan mengevaluasi. Penelitian tersebut dilakukan guna menjalankan peran, tugas, dan fungsi dari PR. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa public relation lebih berorientasi kepada lembaganya untuk menciptakan kesan yang baik untuk disajikan kepada masyarakat melalui beberapa kritikan dan saran. Apabila fungsi PR dilakukan dengan baik maka dapat memperbaiki dan mengembangkan segala sesuatu hal yang ada di lembaganya. PR juga perlu melakukan pendekatan untuk lebih meningkatkan motivasi kinerjanya.

Pada masa pandemi PR harus lebih ekstra dalam menjalankan tugasnya. Adapun istilah jemput bola dan berperan sebagai bola itu sendiri. Memperkuat branding di masa pandemi adalah tugas terpenting saat ini. PR dapat melakukan komunikasi secara virtual dengan cara membuat konten di media sosial, membuat acara dunia maya yang kreatif secara virtual dengan menciptakan nilai positif dari masyarakat sehingga mendapatkan penguatan terhadap posisi suatu perusahaan. Acara yang dapat dilakukan misalnya konser musik virtual, kuis virtual, dan webinar dengan bahasan yang aktual, memberikan reward untuk memotivasi masyarakat misalnya pembagian masker dengan logo perusahaan, dan yang terakhir adalah survey virtual bertujuan untuk melihat sejauh mana masyarakat tertarik pada produk tersebut. Branding di masa pendemi ini dijadikan batu loncatan media daring untuk menjadi lapak baru yang aman, bebas virus, namun tetap bisa menjangkau pasar secara luas. Namun perlu diingat, tantangan terberat PR adalah Sesuatu yang memiliki unsur hoaks. Oleh karena itu, PR harus peduli dengan yang terjadi di sekitarnya agar tidak muncul istilah katak dalam tempurung.

1 Like

Versi public relation dalam bahasa Indonesia adalah hubungan publik atau hubungan masyarakat atau humas. Kalau sekarang mungkin lebih dominan tugasnya ngurusin media sosial.

mutual understanding = saling memahami