KKN desa sendiri di tengah pandemi


Pesertaa KKN UNS 2020, Nurul Sardiyah, menyerahkan masker, sabun cuci tangan dan sosialisasi pentingnya memakai masker ke warga Sarangan, Krendetan, Bagelen, Purworejo sebagai bagian program KKN COVID-19 UNS

BAGELEN, Purworejo - Universitas Sebelas Maret Surakarta atau UNS Solo membuat kebijakan baru terkait pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal tersebut dilaksanakan terkait wabah pandemi COVID-19 yang belum reda di Indonesia. Program KKN yang biasanya dilaksanakan di lapangan menjadi KKN daring yang memanfaatkan teknologi.

Seharusnya program KKN pada pertengahan tahun 2020 terlaksana bulan Juli-Agustus. Namun, pihak kampus memajukan kegiatannya pada Mei-Juni 2020. Dan terdapat 3 kloter penerjunan mahasiswa KKN COVID-19 UNS.

KKN UNS kali ini dilaksanakan secara individu, sekaligus modelnya diubah jadi KKN bertema Relawan COVID-19. Penempatan mahasiswa relawan yaitu sesuai dengan tempat tinggal mahasiswa. Hal ini disebabkan pandemi COVID-19 tidak memungkinkan mahasiswa peserta KKN bergerak leluasa di kota lain. Seperti halnya Nurul Sardiyah, mahasiswa FKIP UNS ini melaksanakan kegiatan KKN COVID-19 di kampung halamanya Sarangan, Krendetan, Bagelen.

Sistem KKN yang semula dilaksanakan melalui pengabdian langsung kepada masyarakat, berubah spesifik menjadi ajang sosialisasi dan kampanye pencegahan COVID-19. Caranya menggunakan sistem daring di media sosial.Meski demikian, terdapat program kerja yang tetap memerlukan karya langsung lapangan, tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Untuk sosialisasi secara daring, Nurul menggunakan sarana media sosial Instagram, Whatsapp Group, maupun Youtube. Pemberian edukasi tersebut dibuat dalam wujud narasi, poster, maupun video pencegahan Covid-19.

โ€œUntuk sosialisasi secara daring, biasanya saya menggunakan gambar atau vidio yang akan memudahkan pemahaman masyarakat mengenai COVID-19,โ€ ujarnya.

Isinya antara lain petunjuk pentingnya menggunakan masker, edukasi new normal, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat. Pola hidup bersih dan sehat dimulai lewat cara mencuci tangan secara benar. Topik lain yang dikampanyekan juga mencakup pentingnya jaga jarak.

Selain itu peserta KKN juga membagikan masker dan sabun cuci tangan ke sejumlah warga guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya memakai masker saat keluar rumah. Meskipun saat ini pemerintah telah memberlakukan berbagai kebijakan guna menekan penyebaran COVID-19, namun masyarakat juga berperan sangat besar mencegahnya. Usaha memberikan edukasi kepada masyarakat ini diharapkan bisa turut menekan persebaran virus corona.

Warga RT 01 Dusun Sarangan, Desa Krendetan juga merasa senang karena mendapat tambahan ilmu dan juga bantuan berupa masker dan sabun.

โ€œ Ya, merasa sangat terbantu sekali dengan adanya program KKN ini. Jadi lebih tau bagaimana harus menyikapi virus ini,โ€ pungkas Basrowi Ketua RT 01

2 Likes

Nah ini. Sekalian membantu pemerintah juga untuk sosialisasi #covid19 ke daerah-daerah.
Di daerah memang tidak begitu terasa suasana pembatasan sosialnya. Paling tidak dengan KKN model aplikatif ini, masyarakat di daerah paham mengenai usaha mencegah mata rantai penyebaran corona.

betul Kak, apalagi di daerah-daerah itu pemahaman masyarakat mengenai bahaya covid19 masih kurang. Apalagi sejak digaungkan new normal masyarakat beranggapan bahwa kehidupan telah kembali normal seperti dulu.

1 Like